UNTUK KITA RENUNGKAN…

28 02 2009

image001Di belakangku ada kekuatan tak terbatas
Di depanku ada kemungkinan tak berakhir
Di sekelilingku ada kesempatan tak terhitung
Mengapa aku harus takut? …. (STELLA STUART)

Lakukan semua sebaik yang kau bisa
Dengan sepenuh hati yang kau bisa
Dalam segala cara yang kau bisa
Di segala tempat yang kau bisa
Pada setiap waktu yang kau bisa
Kepada semua orang yang kau bisa
Selama mungkin yang kau bisa … (JOHN WESLEY)

Semua orang bisa menjadi hebat…
Sebab setiap orang bisa melayani
Anda tidak harus memiliki gelar sarjana untuk melayani
Anda tidak harus memiliki bahasa atau kondisi yg baik untuk melayani
Anda hanya perlu HATI yang penuh dengan anugrah
Jiwa digerakkan oleh kasih. (MARTIN LUTHER KING JR.)

Beri pada Tuhan bagian yang pertama dari setiap hari
Beri pada Tuhan hari yang pertama dari setiap minggu
Beri pada Tuhan bagian yang pertama dari pendapatan anda
Beri pada Tuhan pertimbangan yang pertama dalam tiap keputusan
Beri pada Tuhan tempat yang pertama dlm kehidupan anda
(JOHN C. MAXWELL)





KOMITMEN..??

9 02 2009

image003Orang takkan mengikuti para pemimpin yang tidak memiliki komitmen. Komitmen tampak dalam berbagai aspek, termasuk jam kerja, bagaimana anda berupaya meningkatkan kemampuan anda, atau pengorbanan apa yang anda lakukan bagi rekan sekerja..(Stephen Gregg).

Pernyataan diatas sangat menarik untuk kita simak dan renungkan, baik itu bila anda seorang pimpinan maupun anda seorang staf. Dalam sebuah organisasi, komitmen menjadi kunci utama kesuksesannya. Namun, kata komitmen ini sering kali bahkan hampir selalu hanya menjadi “lip service” saja, mudah diucapkan namun sulit diterapkan. Arti sebuah komitmen bisa menjadi berbeda-beda menurut masing-masing orang. Jika seseorang ingin menjadi pemimpin yang efektif, maka harus memiliki komitmen. Komitmen sejati menginspirasikan serta menarik orang lain. Komitmen menunjukkan kepada orang lain bahwa anda punya keyakinan.

Dalam sebuah buku yang pernah saya baca, tertulis bahwa sifat sesungguhnya dari komitmen adalah:
1. Dimulai di dalam hati. Ada orang yang menginginkan segalanya sempurna sebelum berkomitmen terhadap apapun, namun komitmen selalu mendahului prestasi.
2. Diuji oleh perbuatan. Membicarakan komitmen adalah suatu hal. Melakukan sesuatu karenanya adalah hal lain lagi. Satu-satunya ukuran sejati dari komitmen adalah perbuatan.
3. Membuka pintu menuju prestasi. Sebagai pemimpin, anda akan menghadapi banyak hambatan serta penentangan, dan akan ada saatnya ketika komitmen menjadi satu-satunya hal yang mendorong anda untuk terus maju.

Kata bijak mengatakan: “Banyak orang ingin menjadi pemimpin dalam dunia, tetapi tidak semua orang dipilih untuk menjadi pemimpin berdasarkan kehendak Tuhan”. Demikian pula J. Nehru pernah mengatakan bahwa sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi.

So, mari kita ber komitmen dan tidak menjadi penakut serta menjadi pemimpin berdasarkan kehendak Tuhan…Hopeful