Philis Dyler, seorang wanita berusia 38 tahun. Ia memiliki wajah yang jelek dan suara parau sehingga ia merasa rendah diri. Suatu kali, ia melihat film opera yang bintangnya cantik dan ia mengeluh, “Seandainya wajahku cantik dan suaraku merdu, aku bisa menjadi seperti aktris itu:terkenal, dipuja-puja, dan punya banyak uang.” ia merasa sedih dan kecewa karena tidak memiliki wajah cantik dan suara merdu seperti aktris yang ditontonnya.
Tidak lama setelah itu, temannya memberi buku kepadanya yang berjudul “The Magic of Believing” (keajaiban sikap percaya). Setelah membaca buku ini, semangatnya mulai tumbuh. Ia berusaha mencari nilai positif dan kelebihan yang dimilikinya. Ia teringat, ketika ia masih di SMA, ia pandai melawak. Sebab itu, ia mulai mengembangkan kemampuannya itu. Ia mulai sering diminta menjadi presenter dalam acara-acara tertentu, dan teman-temannya merasa puas dengan penampilannya. Berita tentang kemampuannya menjadi presenter makin tersebar dan dan ia diminta stasiun TV untuk memandu acara. Impiannya menjadi kenyataan, yaitu terkenal, dipuja-puja dan mempunyai banyak uang, meskipun wajah dan suaranya tidak berubah. Itulah yang dinamakan keajaiban sikap percaya.
Kalau anda tidak memiliki kelebihan yang dimiliki orang lain seperti penampilan yang menarik, bakat istimewa, pendidikan yang tinggi dan tidak mempunyai banyak uang, jangan kecewa dan putus asa. Ingat setiap orang telah diciptakan Allah secara istimewa, unik dan tidak ada duanya, sehingga dalam dunia tidak pernah ada orang yang persis sama. Setiap orang pasti memiliki kelebihan dan nilai positif yang tidak dimiliki orang lain. Temukanlah nilai positif dan kelebihan Anda yang tidak dimiliki orang lain dan kembangkanlah hal itu. Keunikan anda akan membuat anda sukses.
kepakan sayap kupu-kupu dapat menimbulkan tornado
That’s right, thanks ya fren…
Gunakan potensi anda…biar orang temukan/melihat Potensi anda.
kupu-kupu tak akan sanggup menerbangkan sebutir pasir…itu tak perlu ia lakukan karena sayapnya buat tujuan membawanya mencari madu. Jadi biarkanlah sesuatu bermanfaat seperti peruntukannya.