Hari ini, 19 November 2008, kata ini kembali saya dengar… Saya tidak terlalu memahami secara mendalam tentang learning organization (LO) ini meskipun sudah sering disebut-sebut dalam setiap rapat/seminar/diskusi. Secara bebas dapat saya katakan bahwa LO berarti pembelajaran organisasi. Sejak era desentralisasi, berbagai bentuk kegiatan peningkatan kapasitas lembaga dilakukan, salah satunya adalah LO ini. Namun dalam perjalanannya, nampak bahwa praktek dilapangan masih tersendat-sendat bahkan hampir dikatakan “mati”. Pertanyaannya adalah ADA APA?????
Saat ini hampir tidak ada lagi rasa saling menghormati “sipakatau” antara satu dengan yang lain, hampir tidak ada lagi saling peduli alias e-ge-pe…nilai-nilai luhur budaya ketimuran hanya menjadi topeng, sehingga kita selalu dibungkus dengan kemunafikan, prinsip “SDM: selamatkan diri masing-masing” selalu menjadi fokus pikiran dan tindakan kita…iiihhh.
Dimana seharusnya dimulai sebuah pembelajaran, top leader kah, middle kah atau dimulai dari staf? Pendapat saya seharusnya dimulai dari diri sendiri, pembelajaran itu berawal dari pribadi lepas pribadi, bukan dengan paksaan, bukan dengan tekanan tetapi dari hati, dari kesadaran untuk menjadikan segala sesuatu menjadi lebih baik. Namun tidak dapat disangkali bahwa dalam sebuah organisasi masih ada orang-orang yang berperilaku semau gue, melanggar etika organisasi. Disisi lain, ada juga orang-orang yang berperilaku “patuh dan taat” kepada pimpinan tanpa banyak mengeluh namun tidak menyadari bahwa perlakuan tersebut sebenarnya sudah diluar batas yang seharusnya dilakukan.
Banyak yang harus dipelajari untuk membenahi kondisi organisasi saat ini, ironisnya kita “hampir selalu” memakai contoh-contoh organisasi di negara maju untuk melakukan pembenahan tanpa melihat bagaimana proses pembelajaran yang dilakukan. Kita selalu terkagum-kagum melihat hasil yang dicapai oleh negara-negara di luar Indonesia, kita terpesona dengan hasil akhir yang dicapai negara tersebut. Ketika ditelusuri lebih jauh lagi apa yang menjadi kunci keberhasilan organisasi tersebut, kemungkinan kita akan saling menatap sambil mengangkat tangan dan berkata kita juga pasti bisa tapi atau berkata bisa..bisa..tapi, entah berapa lagi kata tapi yang akan diucapkan…..
Pembelajaran organisasi merupakan suatu wadah untuk masing-masing individu melatih diri dalam berinteraksi dengan siapa saja, apa saja dan kapan saja. Mulailah dari diri sendiri dan mantapkan niatnya… Good Luck!
Recent Comments